Barcode Generator: Buat Barcode EAN-13 dan Code 128
Ketik angka atau teks, pilih format, dan barcode langsung jadi. Unduh sebagai PNG untuk dokumen atau SVG yang tetap tajam saat dicetak di stiker label.
Gratis dan tanpa daftar. Teks yang Anda ketik tidak keluar dari browser.
Cara memakai Buat Barcode
- Pilih format: EAN-13 untuk produk ritel, Code 128 untuk kode internal berisi huruf dan angka, ITF-14 untuk kardus.
- Ketik isinya. Untuk EAN-13, cukup masukkan 12 digit; digit ke-13 (check digit) dihitung otomatis.
- Atur lebar garis dan tinggi barcode, lalu tentukan apakah Tampilkan angka di bawah dicentang.
- Unduh sebagai PNG atau SVG, lalu uji beberapa hasil cetak dengan pemindai sebelum mencetak dalam jumlah banyak.
Format barcode dan aturan nomor resmi GS1
Format mana yang cocok
EAN-13 adalah barcode 13 digit yang ada di hampir semua produk minimarket dan supermarket di Indonesia. EAN-8 adalah versi pendeknya untuk kemasan kecil. UPC-A terutama dipakai untuk produk pasar Amerika Utara. Code 128 bisa memuat huruf, angka, dan simbol, cocok untuk kode stok gudang, nomor inventaris, atau label aset kantor. Code 39 masih banyak dipakai di sistem lama dan kartu anggota. ITF-14 dipakai di kardus isi banyak, dan ITF biasa untuk deretan angka dengan jumlah digit genap.
Nomor EAN-13 untuk masuk toko ritel
Membuat gambar barcode EAN-13 di sini gratis dan tidak masalah untuk keperluan internal, misalnya menempel kode pada produk sendiri agar bisa dipindai di kasir toko Anda. Namun untuk masuk jaringan ritel modern, produk umumnya harus memakai nomor resmi dari GS1 Indonesia yang terdaftar atas nama usaha Anda, biasanya berawalan 899. Alat ini tidak bisa menerbitkan nomor resmi. Jangan memakai angka asal atau menyalin nomor produk lain, karena kodenya bisa bentrok dengan produk yang sudah terdaftar.
PNG atau SVG
PNG adalah gambar biasa yang praktis untuk ditempel di Word, Excel, atau desain Canva. SVG adalah format vektor: garisnya tetap tajam di ukuran berapa pun, sehingga lebih aman untuk percetakan atau printer label thermal. Hindari memperbesar PNG berukuran kecil karena garisnya bisa kabur dan sulit dipindai. Cetak barcode berwarna hitam di atas latar putih atau terang, dan sisakan ruang kosong di sisi kiri dan kanan garis.
Dibuat langsung di browser
Barcode digambar oleh browser Anda dari angka yang Anda ketik; tidak ada nomor produk atau kode stok yang dikirim ke server. Anda bisa membuat label sebanyak yang dibutuhkan tanpa batas harian dan tanpa watermark. Setelah mencetak, coba beberapa label dengan pemindai kasir atau dengan alat scan barcode di HP untuk memastikan ukuran dan ketebalan garis sudah terbaca dengan baik.
Pertanyaan yang sering diajukan
- Bagaimana cara membuat barcode produk sendiri?
- Pilih format EAN-13 untuk produk jualan atau Code 128 untuk kode internal, ketik nomornya, lalu unduh gambarnya. Untuk EAN-13, Anda hanya perlu 12 digit karena digit terakhir dihitung otomatis. Cetak di stiker label dan tes dengan pemindai.
- Apakah barcode dari sini bisa dipakai untuk masuk minimarket dan supermarket?
- Gambarnya bisa, tetapi nomornya harus nomor resmi GS1 Indonesia yang terdaftar atas nama usaha Anda. Jaringan ritel modern umumnya memeriksa hal ini. Setelah mendapat nomor resmi, Anda bisa membuat gambar barcodenya di sini secara gratis.
- Bagaimana cara mendapatkan nomor barcode resmi?
- Daftarkan usaha Anda sebagai anggota GS1 Indonesia untuk mendapatkan nomor perusahaan. Biasanya ada biaya pendaftaran dan iuran tahunan; cek syarat dan biaya terbaru di situs resmi GS1 Indonesia sebelum mendaftar.
- Apa itu check digit pada EAN-13?
- Check digit adalah digit ke-13 yang dihitung dari 12 digit sebelumnya untuk mendeteksi salah ketik atau salah baca. Alat ini menghitungnya otomatis, jadi Anda cukup memasukkan 12 digit pertama.
- Format barcode apa yang bisa berisi huruf?
- Code 128 dan Code 39. Code 128 mendukung huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol dengan ukuran lebih ringkas, sedangkan Code 39 lebih terbatas tetapi masih dibaca oleh hampir semua pemindai. EAN, UPC, dan ITF hanya berisi angka.
- Apakah barcode bisa diunduh dalam format vektor?
- Bisa, pilih SVG. Format vektor tetap tajam saat diperbesar, sehingga cocok untuk desain kemasan dan percetakan. Pilih PNG jika barcode hanya akan ditempel di dokumen atau spreadsheet.