ID

Tes Mengetik Online: Cek Kecepatan Mengetik (WPM)

Ketik kata-kata bahasa Indonesia selama 30 detik, 1 menit, atau 2 menit. Hasilnya berupa WPM, karakter benar per menit (CPM), akurasi, dan jumlah kesalahan.

Gratis dan tanpa daftar. Teks yang Anda ketik tidak keluar dari browser.

60detik tersisa 0WPM 100%akurasi

Cara memakai Tes Mengetik

  1. Pilih durasi tes: 30 detik, 60 detik (bawaan), atau 2 menit.
  2. Mulai mengetik kata yang disorot di layar; waktu baru berjalan saat tombol pertama ditekan. Huruf yang benar dan yang salah langsung ditandai dengan warna berbeda.
  3. Salah ketik? Tekan Backspace untuk memperbaikinya selama Anda masih di kata yang sama.
  4. Saat waktu habis, kartu hasil menampilkan WPM, CPM, akurasi, dan jumlah kesalahan. Rekor pribadi Anda tersimpan di browser ini.

Cara menghitung WPM dan skor yang dianggap bagus

Rumus WPM yang dipakai

WPM (words per minute) di sini memakai standar internasional: satu “kata” sama dengan lima ketukan. Jumlah karakter yang benar dibagi lima, lalu dibagi durasi tes dalam menit. Dengan rumus ini, skor bisa dibandingkan dengan tes lain yang memakai standar sama, meskipun kata bahasa Indonesia rata-rata lebih panjang daripada kata bahasa Inggris. Selain WPM, kartu hasil menampilkan CPM (karakter benar per menit), persentase akurasi, dan jumlah kesalahan. Waktu baru mulai berjalan saat Anda menekan tombol pertama.

Skor berapa yang tergolong bagus

Sebagai patokan kasar, orang dewasa rata-rata mengetik sekitar 40 WPM di keyboard. Di atas 60 WPM tergolong cepat. Banyak lowongan admin dan entri data meminta sekitar 35 sampai 45 WPM, dan sebagian perusahaan memakai satuan ketukan per menit; untuk itu lihat angka CPM. Akurasi sama pentingnya: 50 WPM dengan banyak salah ketik biasanya kalah dari 40 WPM yang hampir tanpa kesalahan.

Tes di HP dan berbagai keyboard

Tes bisa dikerjakan di ponsel dengan keyboard virtual, tetapi skornya hampir selalu lebih rendah daripada di keyboard fisik, jadi bandingkan hasil di perangkat yang sama. Keyboard fisik dengan tata letak apa pun bisa dipakai. Kata-kata tes diambil dari kosakata bahasa Indonesia sehari-hari, sehingga hasilnya lebih mirip pekerjaan nyata seperti membalas email, menulis laporan, atau mengisi data pelanggan.

Rekor tersimpan di browser ini saja

Tidak ada akun dan tidak ada papan peringkat. Rekor terbaik disimpan di penyimpanan lokal browser, jadi hanya terlihat di perangkat dan browser yang sama. Ketikan selama tes tidak dikirim ke server. Jika ingin menunjukkan hasil ke HRD atau teman, ambil tangkapan layar kartu hasil. Untuk menaikkan skor, latihan rutin dengan posisi jari yang benar biasanya lebih berguna daripada mengulang tes berkali-kali.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa kecepatan mengetik rata-rata?
Sekitar 40 WPM untuk orang dewasa yang terbiasa memakai keyboard. Skor 60 WPM ke atas termasuk cepat, sedangkan di bawah 30 WPM biasanya tanda masih mengetik sambil melihat tombol. Lakukan tes 1 menit beberapa kali dan ambil rata-ratanya.
Bagaimana cara menghitung WPM?
WPM dihitung dari jumlah karakter benar dibagi 5, lalu dibagi lama tes dalam menit. Contohnya, 250 karakter benar dalam 1 menit berarti 50 WPM. Karakter yang salah tidak ikut dihitung, sehingga akurasi langsung memengaruhi skor.
Apa bedanya WPM dan CPM?
WPM menghitung “kata” standar berisi 5 ketukan per menit, sedangkan CPM menghitung karakter per menit. Di sini CPM hanya menghitung karakter yang benar, jadi angkanya kira-kira lima kali WPM. Pakai CPM jika lowongan atau tes kerja meminta satuan ketukan per menit.
Berapa WPM yang dibutuhkan untuk melamar kerja admin?
Banyak lowongan admin dan entri data meminta sekitar 35 sampai 45 WPM. Syarat tiap perusahaan berbeda, jadi cek pengumuman lowongannya. Kerjakan tes 1 menit beberapa kali dan pakai rata-ratanya sebagai gambaran kemampuan Anda.
Apakah tes mengetik bisa dilakukan di HP?
Bisa, tes berjalan di browser ponsel dengan keyboard virtual. Skor di HP biasanya lebih rendah daripada di laptop, jadi jangan bandingkan keduanya. Untuk persiapan tes kerja, berlatihlah di keyboard fisik.
Apakah salah ketik bisa diperbaiki saat tes?
Bisa, Backspace berfungsi selama Anda masih di kata yang sedang diketik. Setelah pindah ke kata berikutnya, kata sebelumnya sudah dinilai. Kesalahan yang tidak diperbaiki mengurangi akurasi dan WPM.

Semua alat Teks · Diperbarui 12 Oktober 2026 ·